Notification

×

Iklan

Iklan

Advokasi Peran Paralegal Dalam Menjaga Keadilan Masyarakat Luas

Sabtu, 22 Maret 2025 | Maret 22, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-03-23T14:18:10Z
Bandung-Gazaseanews
Peran Paralegal Dalam Menjaga Keadilan Untuk Masyarakat Luas
Seorang paralegal yang sedang memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat dalam Tanggung jawab dan penuh perhatian, paralegal menjelaskan hak-hak hukum menggunakan mekanisme dan porsi yang mudah dipahami. Keadilan merupakan hak fundamental bagi setiap individu, tanpa memandang status sosial maupun ekonomi. Namun, dalam praktiknya, masyarakat kecil sering kali menghadapi hambatan dalam mengakses layanan hukum. Untuk mengatasi kesenjangan ini, peran paralegal menjadi sangat penting dalam memastikan keadilan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu.

Apa Itu Paralegal dan Mengapa Penting ?
Paralegal adalah individu yang memiliki pengetahuan hukum tetapi tidak memiliki lisensi untuk beracara di pengadilan. Mereka bertugas memberikan edukasi hukum, membantu penyusunan dokumen hukum, serta memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam aspek administratif atau non-litigasi.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Jurnal Ilmu Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS), pendampingan hukum oleh paralegal dapat meningkatkan pemahaman hukum masyarakat hingga 40% dibandingkan sebelum adanya pendampingan (sumber: jurnal.uns.ac.id, 2023). Keberadaan paralegal sangat diperlukan, terutama di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan hukum profesional.

Tantangan dalam Akses Bantuan Hukum ?
Meskipun layanan bantuan hukum telah tersedia, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui hak-hak mereka. Menurut data dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), terdapat 524 Organisasi Bantuan Hukum (OBH) yang terakreditasi di Indonesia selama periode 2019-2021, namun sebarannya masih belum merata di berbagai daerah (sumber: kemenkumham.go.id, 2023). Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan akses bantuan hukum, terutama bagi masyarakat miskin yang masih mengalami kesulitan dalam mendapatkan layanan tersebut.

Kapan dan Di Mana Paralegal Berperan ?
Paralegal berperan dalam berbagai kasus yang melibatkan masyarakat kecil, termasuk konflik agraria, ketenagakerjaan, hingga permasalahan administratif. Di berbagai daerah, terutama yang jauh dari pusat kota, kehadiran paralegal menjadi solusi bagi masyarakat yang kesulitan mengakses bantuan hukum dari advokat.

Siapa yang Membantu dan Bagaimana Cara Paralegal Bekerja ?
Organisasi bantuan hukum seperti Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), serta berbagai komunitas hukum telah aktif memberikan pelatihan kepada paralegal untuk memperluas jangkauan bantuan hukum. Pemerintah juga mendukung program ini melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum, yang bertujuan memberikan akses keadilan bagi masyarakat miskin (sumber: peraturan.bpk.go.id/uu-no-16-tahun-2011).

Paralegal bekerja dengan memberikan edukasi hukum, membantu penyusunan dokumen, hingga memberikan pendampingan administratif kepada masyarakat yang membutuhkan. Meskipun mereka tidak dapat mewakili klien di pengadilan, peran mereka sebagai jembatan antara masyarakat dan advokat sangatlah penting dalam sistem bantuan hukum.

Perbedaan Paralegal dan Advokat
Meskipun sama-sama berkecimpung dalam dunia hukum, paralegal dan advokat memiliki peran serta kewenangan yang berbeda. Advokat adalah profesional hukum yang telah memperoleh lisensi resmi dan memiliki kewenangan penuh untuk memberikan konsultasi hukum, menyusun pembelaan, serta mewakili klien di pengadilan.

Sementara itu, paralegal tidak memiliki kewenangan untuk beracara di pengadilan. Peran mereka lebih berfokus pada memberikan edukasi hukum kepada masyarakat, membantu dalam pembuatan dokumen hukum, serta mendampingi masyarakat dalam berbagai proses hukum non-litigasi. Dengan adanya paralegal, masyarakat kecil yang tidak memiliki akses langsung ke advokat tetap dapat memperoleh bantuan hukum dasar yang dibutuhkan.

Menurut jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Sriwijaya, peran paralegal dalam memberikan bantuan hukum non-litigasi telah membantu mengurangi beban kerja advokat dalam menangani perkara yang lebih kompleks (sumber: ejournal.unsri.ac.id, 2023). Dengan demikian, paralegal dan advokat dapat bekerja sama untuk meningkatkan akses terhadap keadilan bagi masyarakat luas.

Dampak Positif Peran Paralegal bagi Masyarakat
Meningkatnya jumlah dan kapasitas paralegal dapat membantu mengurangi kesenjangan akses keadilan di Indonesia. Masyarakat yang sebelumnya kesulitan mendapatkan bantuan hukum kini memiliki akses yang lebih baik terhadap edukasi dan pendampingan hukum.

Meskipun terdapat 524 Organisasi Bantuan Hukum (OBH) yang terakreditasi di Indonesia selama periode 2019-2021, sebarannya masih belum merata di berbagai daerah (sumber: hukumonline.com, 2023). Oleh karena itu, peningkatan jumlah dan kapasitas paralegal merupakan langkah strategis untuk memperluas akses keadilan di Indonesia.

Dengan semakin meningkatnya kolaborasi antara lembaga hukum, akademisi, dan pemerintah, diharapkan layanan hukum dapat lebih inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Masyarakat kecil tidak boleh dibiarkan menghadapi permasalahan hukum tanpa pendampingan yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan dalam memperluas akses terhadap bantuan hukum, sehingga keadilan benar-benar bisa dinikmati oleh semua orang, bukan hanya mereka yang memiliki sumber daya ekonomi yang cukup, Namun juga dirasakan masyarakat luas.

Red-G.Limbong
×
Berita Terbaru Update